Fujiyama 55 Blok M: Spesialis Tsukemen Khas Nagoya dengan Jejak Internasional
- Daisei Grup Marketing
- 17 hours ago
- 2 min read
Fujiyama 55 merupakan restoran ramen asal Nagoya, Jepang, yang dikenal sebagai spesialis Tsukemen. Brand ini telah berkembang sebagai jaringan internasional dengan cabang di beberapa negara, membawa gaya ramen Nagoya yang memiliki karakter kuat dan teknik penyajian yang khas. Di Indonesia, Fujiyama 55 hanya hadir di Jakarta, menjadikannya satu-satunya tempat untuk menikmati Tsukemen khas Fujiyama 55 di dalam negeri.
Pembukaan Fujiyama 55 Blok M menjadi cabang terbaru sekaligus melanjutkan eksistensi brand ini di Jakarta, setelah sebelumnya hadir di beberapa lokasi lain.
Fujiyama 55 sebagai Franchise Internasional Asal Nagoya
Fujiyama 55 pertama kali berdiri di Nagoya, sebuah kota di Jepang yang dikenal dengan gaya ramen berkarakter kuat dan cenderung lebih bold dibandingkan ramen dari wilayah lain. Dari Nagoya, Fujiyama 55 berkembang sebagai brand Tsukemen dan membuka cabang di berbagai negara, termasuk di kawasan Asia dan luar Jepang.
Meski telah berekspansi secara internasional, Fujiyama 55 mempertahankan fokus pada menu inti dan teknik penyajian yang konsisten. Pendekatan ini membuat Fujiyama 55 dikenal bukan sebagai restoran ramen generik, melainkan sebagai spesialis Tsukemen dengan identitas yang jelas.
Apa Itu Tsukemen dan Mengapa Menjadi Ciri Khas Fujiyama 55
Tsukemen adalah gaya ramen di mana mi dan kuah disajikan secara terpisah. Mi yang digunakan biasanya lebih tebal dan memiliki tekstur yang dirancang untuk dicelupkan ke dalam kuah, bukan langsung disiram seperti ramen pada umumnya.
Di Fujiyama 55, Tsukemen menjadi menu utama yang mencerminkan gaya Nagoya. Kuah Tsukemen dibuat lebih pekat dan kaya rasa, sehingga tetap terasa kuat meskipun digunakan berulang kali untuk mencelup mi. Teknik ini memungkinkan kontrol rasa yang lebih presisi dan menjadi alasan mengapa Tsukemen Fujiyama 55 dikenal konsisten dari awal hingga akhir.
J-Lo Ramen: Adaptasi dari Jiro Ramen
Selain Tsukemen, Fujiyama 55 juga dikenal dengan J-Lo Ramen. Nama ini sering disalahartikan, padahal J-Lo Ramen bukan merujuk pada nama artis. Istilah “J-Lo” di Fujiyama 55 berasal dari Jiro Ramen, gaya ramen Jepang yang terkenal dengan porsi besar dan rasa yang tegas.
Di Fujiyama 55, konsep Jiro Ramen tersebut diadaptasi dan diberi nama J-Lo Ramen sebagai identitas menu. Hasilnya adalah ramen dengan karakter rasa yang kuat, cenderung bold, dan berbeda dari ramen standar yang umum ditemukan di Jakarta.
Perjalanan Fujiyama 55 di Jakarta
Kehadiran Fujiyama 55 di Jakarta dimulai dari cabang Fatmawati, yang menjadi pintu masuk awal brand ini ke Indonesia. Cabang tersebut kini sudah tidak beroperasi.
Setelah itu, Fujiyama 55 melanjutkan eksistensinya melalui cabang di Kamome Building lantai 2. Hingga saat ini, cabang Kamome masih beroperasi dan menjadi salah satu titik utama Fujiyama 55.
Kini, dengan dibukanya Fujiyama 55 Blok M, brand ini menambah kehadirannya di Jakarta Selatan. Saat ini, dua cabang Fujiyama 55 yang beroperasi di Jakarta adalah Kamome Building dan Blok M.
Fujiyama 55 Blok M Hari Ini
Fujiyama 55 Blok M hadir sebagai cabang terbaru dengan pendekatan yang tetap fokus pada menu dan kualitas rasa. Lokasinya yang berada di kawasan Blok M menjadikannya mudah diakses dan relevan bagi pengunjung yang mencari ramen Jepang dengan spesialisasi yang jelas.
Sebagai satu-satunya Fujiyama 55 di Indonesia, restoran ini mempertahankan identitasnya sebagai spesialis Tsukemen dan ramen khas Nagoya, tanpa banyak penyesuaian terhadap tren. Pendekatan ini membuat Fujiyama 55 menempati posisi yang spesifik di antara restoran Jepang di Jakarta.


Comments